SOLILOKUI KE 9
Lamunan-lamunan majusi, piedra de sol, dan bahasa Anglikan yang bergelandang. Aku lepas dari akar. Selamanya
- Yogyakarta, 2023
***
BAIT 156
kupetik bunga tangismu
dan kau air mataku
ku dahagakan pikirmu
dan kau lampu neonku
ke gunung kita berlari
ke magma kita menari
di langit ada mendung
di hatimu ada badai
aku menanti merajam waktu
kau berlutut mengharap bantu
berdirilah serupa lalu
dan aku terus bersamamu
- Yogyakarta, 2022
***
LAPAR
Aku melahap wajahmu
Pada halimun ke sepuluh, ada arwah kudus menanti mengiba
Aku merindumu sedari dulu, menatap nanar bulan-bulan perdu
Aku ingin melahap wajahmu
Menelan kekosongan pada raut-raut sendu wajahmu
- Yogyakarta, 2022
***
RUTINITAS
1.
Teras rumahku penuh dengan sampah.
2.
Seseorang berbisik
di balik kegelapan semalam.
Aku sedikit takut sebentar,
tapi aku masih bisa tidur.
3.
Pagi hari selalu penuh beban,
terutama hidup.
Lebih baik mati muda,
tapi belum yakin ada surga di sana.
4.
Pagi sampai malam bekerja.
Aku melihat bayang-bayangku di piring.
Wajahmu terlihat lelah.
5.
Malam pulang ke rumah
dan teras rumahku penuh sampah.
Aku tertalu malas membersihkannya.
Aku memilih tidur.
6.
Mari berimajinasi!
Baca ulang dari atas!
- Yogyakarta, 2021



Comments
Post a Comment